July 25, 2026

Pada 16 Juni 2025 Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Tanjung Jabung Barat kembali menggelar kegiatan Pelatihan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, yang kali ini mengambil tema penting: “Mengantisipasi Kekerasan Berbasis Gender Online.”

Pelatihan ini diikuti oleh para pelajar dari tingkat SMA/MA/SMK Sederajat se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Tujuannya adalah memberikan edukasi dan keterampilan yang relevan dengan tantangan zaman digital, terutama dalam menciptakan ruang aman dan memberdayakan pemuda melalui perpustakaan.

Ibu Siti Novita dari P3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) membawakan materi terkait:Kekerasan berbasis gender online (KBGO),jenis-jenisnya seperti doxing, body shaming, pelecehan siber, dan intimidasi.Dampak psikologis dan sosialdari KBGO. Hingga pencegahan dan perlindungan hukum bagi korban, termasuk pentingnya literasi digital dan sikap kritis terhadap penggunaan media sosial.

Bapak Habibi membawakan materi bertema:“Menghasilkan Cuan lewat Konten Kreatif” pemanfaatan media digital untuk berkarya secara positif dan menghasilkan pendapatan.Strategi menjadi konten kreator yang produktif, aman, dan bertanggung jawab secara sosial.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan generasi muda untuk memahami hak digital dan menghadapi kekerasan online berbasis gender.Mendorong perpustakaan menjadi pusat inklusi sosial, tempat belajar, berdaya, dan tumbuh secara aman di era digital. Menanamkan nilai-nilai kesetaraan gender, etika digital, dan kemandirian ekonomi digital melalui konten kreatif.

Pelatihan ini merupakan bentuk nyata bahwa perpustakaan bukan lagi sekadar tempat membaca buku, melainkan ruang aman yang mendukung transformasi sosial, terutama dalam membekali generasi muda menghadapi era digital secara inklusif dan berdaya.

Salam Literasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *