July 25, 2026
733737431_1751231069655011_9214911324114579710_n

Bunda Literasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah Sadat, S.H. Kukuhkan Bunda Literasi Kecamatan Senyerang, Inovasi Program JAMBUL Jadi Andalan Perluas Akses Pendidikan Anak

Bunda Literasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., secara resmi mengukuhkan Rita Indriyani, S.Hut.sebagai Bunda Literasi Kecamatan Senyerang Periode 2026–2030. Prosesi pengukuhan berlangsung dengan khidmat di Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Barat pada Selasa (30/06).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Tanjung Jabung Barat beserta jajaran, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanjung Jabung Barat beserta staf, Camat Senyerang, Camat Tebing Tinggi, serta Bunda PAUD dan Bunda Literasi kecamatan se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Dalam sambutannya, Hj. Fadhilah Sadat, S.H. menyampaikan bahwa peran Bunda Literasi memiliki arti yang sangat strategis dalam membangun budaya membaca dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Menurutnya, keberadaan Bunda Literasi di setiap kecamatan diharapkan mampu menjadi penggerak berbagai program literasi yang melibatkan keluarga, satuan pendidikan, perpustakaan, serta masyarakat secara luas.

Beliau juga menegaskan bahwa salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang saat ini menjadi fokus bersama adalah Inovasi Program JAMBUL (Jemput Anak Menuju Masa Depan Berkualitas dan Unggul). Program tersebut merupakan inovasi yang bertujuan memastikan seluruh anak usia dini memperoleh akses pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi maupun keterbatasan lainnya.

Pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang harus dipenuhi melalui kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan.

Selain mendorong peningkatan akses pendidikan, Bunda Literasi juga menekankan pentingnya memperkuat budaya literasi sejak usia dini. Beliau mengatakan bahwa tugas Bunda Literasi tidak hanya mengajarkan anak mampu membaca, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap buku serta membangun kebiasaan membaca di lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca. Yang lebih penting adalah menumbuhkan minat baca sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan, seperti bermain sambil belajar. Anak-anak kita saat ini lebih akrab dengan telepon genggam dibandingkan buku. Karena itu, kita harus mengembalikan kebiasaan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,”ujarnya.

Beliau juga mengajak seluruh Bunda Literasi untuk aktif memberikan edukasi kepada para orang tua mengenai pentingnya pola pengasuhan yang positif, termasuk mengatur penggunaan gawai secara bijaksana agar tidak menghambat tumbuh kembang dan kebiasaan membaca pada anak.

Bunda literasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah Sadat, S.H. berharap perpustakaan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus bertransformasi menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat, pusat literasi dan inklusi sosial, serta ruang pemberdayaan masyarakat yang mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Usai prosesi pengukuhan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Program JAMBUL (Jemput Anak Menuju Masa Depan Berkualitas dan Unggul). Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh pemangku kepentingan mengenai strategi perluasan akses layanan pendidikan anak usia dini bagi seluruh anak di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, khususnya bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga tidak ada lagi anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan sejak dini karena keterbatasan ekonomi.

Salam Literasi

NPP : 1506023E1019797

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *