Pelatihan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial: Mendorong Kemandirian Masyarakat Melalui Inovasi dan Kreativitas
Tanjung Jabung Barat – Pada 27 Mei 2025 Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Tanjung Jabung Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pelatihan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, yang dilaksanakan dengan semangat kolaborasi dan inovasi.
Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah pengurus perpustakaan desa di wilayah Tanjung Jabung Barat yang memiliki nilai KPI (Key Performance Indicator) tertinggi pada SIM ( Sistem Informasi Manajemen) perpustakaan,serta yang mendapatkan bantuan program TPBIS dari perpustakaan nasional pada tahun 2025.
Melalui kegiatan TPBIS mengenai Peran Pengelola Perpustakaan dalam Peningkatan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dan Pelatihan Pembuatan Totebag Ecoprint yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada hari ini pengelola perpustakaan diharapkan memahami secara lebih mendalam konsep Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, termasuk nilai-nilai inklusi, pemberdayaan masyarakat, serta peran perpustakaan sebagai pusat belajar dan ruang publik.
Peserta pelatihan mampu mengimplementasikan program-program inovatif yang sesuai dengan kebutuhan lokal, serta terampil dalam mengelola kegiatan yang memberdayakan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan sehingga mampu mengembangkan program layanan berbasis keterampilan praktis, salah satunya adalah pelatihan pembuatan totebag ecoprint, sebagai bentuk nyata dari perpustakaan yang inklusif dan responsif terhadap potensi lokal.
Sehingga perpustakaan desa tidak hanya dipandang sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat kreativitas dan kegiatan produktif masyarakat, yang relevan dan menarik bagi berbagai kalangan.
Salam Literasi





















